Rekam Sulawesi

Powati Suku Da’a Perkuat Budaya dan Kebersamaan

71
×

Powati Suku Da’a Perkuat Budaya dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com PASANGKAYU – Kegiatan Syukuran Pesta Adat (Powati) masyarakat Suku Da’a di Dusun Duria Sulapa, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, Kamis (30/7/2026). Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara masyarakat adat dan para pemangku kepentingan.

Acara yang dipusatkan di Bantaya Duria Sulapa tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI Dr. Ir. H. Agus Ambo Djiwa, M.P., Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Putu Swadana, Anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu Andreas dan Rian Ramadhan, Kapolsek Bambalamotu AKP Yauri Yusuf, S.H., Babinsa Desa Kalola Sertu Saeri, tokoh adat, serta sekitar 50 warga masyarakat adat Suku Da’a.

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Bambalamotu AKP Yauri Yusuf mengatakan, Polri mendukung penuh setiap kegiatan masyarakat yang bertujuan mempererat persatuan, melestarikan adat istiadat, serta memperkuat hubungan harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tamu melalui tarian adat Dero yang diikuti seluruh undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan, dialog bersama masyarakat, makan bersama, hingga sesi foto bersama.

Dalam sambutannya, Agus Ambo Djiwa menyampaikan apresiasi atas undangan masyarakat adat Suku Da’a Duria Sulapa. Ia memaparkan berbagai kebijakan pemerintah sekaligus mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak cuaca ekstrem dan potensi kemarau panjang yang dapat memicu gagal panen. Selain itu, warga diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar guna mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Tak hanya itu, Agus juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban, melestarikan budaya sebagai warisan leluhur, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi palsu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Pada sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi. Kepala Dusun Duria Sulapa mengusulkan pembukaan dan peningkatan jalan tani guna mendukung aktivitas para petani. Sementara Ketua Kelompok Tani berharap pemerintah mempermudah akses bantuan bibit pertanian sekaligus meningkatkan kualitas bibit jagung yang disalurkan agar hasil panen lebih optimal.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Bambalamotu melakukan pengamanan sehingga seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar. Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WITA dalam situasi kondusif, mencerminkan sinergi yang baik antara aparat keamanan, pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya serta memperkuat kebersamaan di Kabupaten Pasangkayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *