Rekam Jejak

5 Hektare Lahan Terbakar di Tikke Raya, Polisi dan Warga Bergerak Cepat

91
×

5 Hektare Lahan Terbakar di Tikke Raya, Polisi dan Warga Bergerak Cepat

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com PASANGKAYU — Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Pasangkayu. Kali ini, sekitar lima hektare lahan bekas persawahan di Dusun Lione, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, terbakar pada Selasa (1/9/2026).

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WITA setelah warga melihat kepulan asap dari kawasan semak-semak di lahan yang sudah lama terbengkalai dan tidak lagi digunakan untuk aktivitas pertanian.

Mendapat informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu Bripka Leo langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Petugas kemudian bersama unsur terkait berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke wilayah sekitar.

Pemadaman dilakukan melalui kerja sama personel Polri, TNI, Damkar Astra, Damkar PT Unggul, serta masyarakat setempat. Berkat kolaborasi tersebut, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Dari hasil pengecekan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±5 hektare. Lahan tersebut merupakan bekas persawahan yang telah lama terbengkalai sehingga tidak terdapat aktivitas pertanian di lokasi.

Bhabinkamtibmas Bripka Leo mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Terlebih, kondisi cuaca yang panas dan kering berpotensi membuat api lebih cepat menjalar dan sulit dikendalikan.

Petugas juga meminta seluruh personel yang terlibat dalam pemadaman untuk memastikan tidak ada lagi bara maupun titik api yang tersisa. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali kebakaran.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penanganan dan pemantauan pihak terkait. Kondisi cuaca yang panas diduga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu dan mempercepat penyebaran api, namun penyebab pasti belum dapat dipastikan.

Kapolsek Pasangkayu IPTU Candra Boyke Ombong mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat kondisi cuaca panas dan kering.

“Jangan tunggu api membesar. Cegah kebakaran lahan dengan tidak membakar sembarangan dan segera laporkan apabila melihat titik api,” imbaunya.

Ia menegaskan, pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat.

Dengan kewaspadaan bersama, potensi kebakaran lahan dapat dicegah sebelum meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *