Rekam Sulawesi

Tak Hanya Masyarakat, Polisi Juga Diperiksa!

21
×

Tak Hanya Masyarakat, Polisi Juga Diperiksa!

Sebarkan artikel ini

MAMUJU, Rekam-Jejak.com – Tak ada perlakuan istimewa bagi anggota kepolisian. Dalam Operasi Patuh Marano 2026, Polda Sulawesi Barat memastikan kedisiplinan berlalu lintas dimulai dari internal institusi Polri sebelum menertibkan masyarakat.

Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulbar menggelar pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor dan dokumen milik personel kepolisian, Rabu (28/10/2026).

Pemeriksaan tersebut menjadi penegasan bahwa aturan lalu lintas berlaku bagi siapa pun, termasuk anggota Polri yang setiap hari bertugas menegakkan hukum di jalan raya.

Setiap personel yang melintas menjalani pemeriksaan kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), kondisi teknis kendaraan, penggunaan helm standar, hingga kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan berlalu lintas.

Pemeriksaan dilakukan secara objektif, tegas, dan humanis. Langkah ini sekaligus menjadi evaluasi internal untuk memastikan personel kepolisian benar-benar menerapkan aturan yang selama ini disosialisasikan kepada masyarakat.

Direktur Lalu Lintas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, menegaskan bahwa keteladanan merupakan fondasi utama dalam menyukseskan Operasi Patuh Marano 2026.

“Sebelum menertibkan masyarakat, anggota Polri harus terlebih dahulu tertib. Polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga harus menjadi contoh dalam kepatuhan dan keselamatan berlalu lintas,” tegas Nurhadi.

Menurutnya, kedisiplinan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Polisi yang patuh terhadap aturan diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Ia juga menekankan bahwa kewajiban mematuhi aturan lalu lintas tetap berlaku bagi setiap anggota Polri, baik saat menjalankan tugas maupun di luar jam dinas.

Sinergi Bidpropam dan Ditlantas Polda Sulbar dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya disiplin dan profesionalisme di lingkungan kepolisian.

Operasi Patuh Marano 2026 pun diharapkan tidak sekadar menjadi agenda penegakan hukum terhadap pengguna jalan, tetapi juga momentum pembenahan internal untuk mewujudkan kepolisian yang disiplin, profesional, dan memberikan contoh nyata kepada masyarakat.

Pesannya jelas: sebelum menuntut masyarakat tertib, polisi harus lebih dahulu menunjukkan keteladanan. Sebab, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kepatuhan setiap individu.

Polisi Bersama Masyarakat, Disiplin Dimulai dari Diri Sendiri, Keteladanan untuk Keselamatan Bersama.

Humas Polda Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *