Rekam Sulawesi

Operasi Patuh Marano 2026, Polda Sulbar Sasar Kesadaran Pengendara Lewat RRI

11
×

Operasi Patuh Marano 2026, Polda Sulbar Sasar Kesadaran Pengendara Lewat RRI

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com SULBAR – Operasi Patuh Marano 2026 tak sekadar berbicara soal razia dan penindakan pelanggaran. Polda Sulawesi Barat kini memperluas edukasi keselamatan berlalu lintas melalui siaran radio dan platform digital untuk membangun kesadaran masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Upaya tersebut dilakukan melalui dialog interaktif di Studio RRI Mamuju, Selasa (3/11/2026), dengan menghadirkan Kanit Dikmas Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulbar, Iptu Andi Germanto, sebagai narasumber mewakili Dirlantas.

Dialog ini disiarkan melalui frekuensi RRI Mamuju 96,00 MHz, 97,6 MHz dan 100,2 MHz, serta kanal Facebook, YouTube dan aplikasi RRI Digital.

Dalam perbincangan tersebut, Iptu Andi Germanto menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Patuh Marano 2026 tidak semata-mata diukur dari banyaknya pengendara yang ditilang, melainkan dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas.

Menurutnya, pendekatan edukatif dan preventif menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi. Polisi tidak hanya hadir untuk melakukan penindakan, tetapi juga mengajak masyarakat memahami bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa operasi ini lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan preventif. Tujuan utamanya bukan menakuti pengendara, tetapi membangun kesadaran agar semua mau tertib berlalu lintas secara sukarela,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan para pengguna jalan agar tidak mengabaikan kelengkapan berkendara, mulai dari membawa SIM dan STNK, menggunakan helm standar, hingga memastikan lampu dan spion kendaraan berfungsi dengan baik.

Lebih jauh, Iptu Andi Germanto mengajak masyarakat untuk memulai budaya tertib berlalu lintas dari diri sendiri, kemudian menularkannya kepada keluarga, tetangga dan lingkungan sekitar.

“Mari kita wujudkan bersama lalu lintas yang tertib, aman dan berkeselamatan di Bumi Malaqbi. Polisi bersama masyarakat, untuk keselamatan kita semua,” ajaknya.

Pemanfaatan siaran radio dan media digital ini menjadi salah satu langkah memperluas jangkauan pesan keselamatan. Dengan demikian, edukasi tidak hanya diterima masyarakat ketika berlangsung razia di jalan, tetapi juga dapat diakses melalui berbagai saluran informasi.

Polda Sulbar berharap, pesan keselamatan yang disampaikan secara berkelanjutan dapat membentuk budaya disiplin berlalu lintas, sehingga tercipta kondisi jalan raya yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Humas Polda Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *