Rekam Sulawesi

Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

14
×

Polisi Sahabat Anak, Tanamkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com SULBAR – Mengenalkan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini menjadi langkah yang dilakukan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat melalui program Polisi Sahabat Anak, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Baruga Banggae dan Gedung Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Sulbar itu disambut antusias anak-anak TK. Mereka diajak belajar mengenal rambu lalu lintas, memahami arti warna lampu lalu lintas hingga cara aman menyeberang jalan.

Kegiatan dipimpin Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulbar, AKBP Anindhita Rizal, bersama sejumlah personel Ditlantas Polda Sulbar.

Dengan pendekatan edukatif dan suasana penuh keakraban, petugas mengenalkan aturan dasar berlalu lintas melalui penjelasan sederhana yang mudah dipahami anak-anak.

“Merah berarti berhenti, kuning bersiap, hijau boleh jalan. Ingat, selalu lihat kiri dan kanan sebelum menyeberang,” ujar petugas saat memberikan edukasi.

Keseruan berlanjut ketika anak-anak diajak mengunjungi ruang RTMC. Di tempat tersebut, mereka melihat langsung layar pemantauan CCTV yang digunakan petugas untuk mengawasi kondisi arus lalu lintas di sejumlah titik.

Pengalaman itu membuat anak-anak semakin penasaran. Mereka tampak antusias memperhatikan layar pemantauan sekaligus mengajukan berbagai pertanyaan kepada petugas.

Melalui kunjungan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada fungsi teknologi pemantauan lalu lintas dalam mendukung keamanan, ketertiban dan kelancaran di jalan raya.

Salah seorang guru pendamping mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak.

Menurutnya, penyampaian materi dengan cara menyenangkan membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima dan diingat.

Program Polisi Sahabat Anak menjadi bagian dari upaya Ditlantas Polda Sulbar membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini. Sebab, pemahaman tentang keselamatan jalan raya tidak cukup hanya diberikan ketika seseorang sudah dewasa.

Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan anak-anak tumbuh dengan kebiasaan disiplin, memahami aturan lalu lintas, serta mampu menjaga keselamatan diri dan orang lain saat berada di jalan raya.

Humas Polda Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *