Rekam Sulawesi

Polda Sulbar Ingatkan Orang Tua: Lindungi Anak dari Aksi Berisiko

60
×

Polda Sulbar Ingatkan Orang Tua: Lindungi Anak dari Aksi Berisiko

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com SULBAR – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan perhatian, pengawasan, dan komunikasi dengan anak-anak, khususnya di tengah adanya kegiatan penyampaian aspirasi yang berpotensi menimbulkan situasi tidak kondusif.

Imbauan tersebut menjadi bagian dari langkah bersama untuk memastikan keselamatan anak sekaligus menjaga agar penyampaian pendapat masyarakat tetap berlangsung secara tertib, aman, dan bertanggung jawab.

Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol. Memo Ardian mengatakan, keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada anak mengenai risiko berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan.

«“Kami mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak tidak berada di lokasi aksi yang berpotensi terjadi kericuhan. Keselamatan mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk itu, para orang tua diharapkan dapat membimbing dan mengedukasi anak-anaknya agar memahami risiko serta mengutamakan kepentingan masa depan dan keselamatan mereka,” tutur Kombes Pol. Memo Ardian, Jumat (28/8/2026).»

Menurutnya, penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat yang dilindungi dan dihormati. Namun demikian, anak-anak membutuhkan pendampingan serta pemahaman yang cukup agar tidak terlibat maupun berada di tengah situasi yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

“Anak-anak kita tentu memiliki masa depan yang panjang. Jangan sampai mereka berada di tempat atau situasi yang berpotensi membahayakan diri sendiri. Karena itu, peran orang tua untuk memberikan edukasi, arahan dan pengawasan sangat penting,” jelasnya.

Kombes Pol. Memo Ardian juga mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak serta mengetahui aktivitas dan lingkungan pergaulan mereka, terutama ketika terdapat informasi mengenai kegiatan aksi atau penyampaian aspirasi di suatu wilayah.

Ia menegaskan, menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik, tertib, dan sesuai ketentuan. Karena itu, anak-anak perlu diberikan pemahaman agar tidak sekadar mengikuti ajakan atau suasana di lingkungan sekitar tanpa mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi.

“Kami mengajak para orang tua untuk terus berkomunikasi dengan anak-anaknya, memberikan pemahaman bahwa menyampaikan pendapat dapat dilakukan dengan cara yang baik dan sesuai ketentuan. Yang paling utama adalah jangan sampai mereka menjadi korban atau berada dalam situasi yang dapat membahayakan keselamatan,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perlindungan terhadap anak bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jaga anak-anak kita, kita bimbing dan kita edukasi untuk kepentingan masa depan mereka. Jangan sampai keinginan untuk ikut-ikutan justru membawa mereka pada situasi yang merugikan,” pungkasnya.

Polda Sulbar mengajak seluruh orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Hak menyampaikan aspirasi tetap dihormati, namun keselamatan dan masa depan generasi muda harus menjadi perhatian utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *