Rekam Sulawesi

Bus Bintang Fadiya Terperosok di Kebun Sawit, Dua Orang Meninggal

179
×

Bus Bintang Fadiya Terperosok di Kebun Sawit, Dua Orang Meninggal

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com MAMUJU TENGAH – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 12.05 WITA.

Bus Bintang Fadiya bernomor polisi DN 7901 AU yang melaju dari Pinrang menuju Palu, tiba-tiba keluar jalur dan terperosok ke area perkebunan sawit milik warga yang posisinya lebih rendah dari badan jalan.

Bus yang dikemudikan Sapri tersebut membawa 12 orang, terdiri dari sopir, kernet, sopir bantu, serta sembilan penumpang. Selain penumpang, kendaraan juga mengangkut sejumlah barang kelontongan.

Setibanya di lokasi kejadian, bus diduga tidak dapat dikendalikan hingga bergerak menyerong ke jalur berlawanan sebelum akhirnya keluar dari badan jalan dan masuk ke area perkebunan.

Kecelakaan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar. Begitu mendapat laporan, personel Polsek Karossa bersama jajaran Satlantas Polres Mamuju Tengah langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas bersama warga kemudian berjibaku melakukan evakuasi terhadap para korban yang masih berada di dalam bus. Korban selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Begitu informasi diterima, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pertolongan, evakuasi korban, pengamanan TKP, serta mengatur situasi agar proses penanganan dapat berjalan lancar,” ujar Kapolres Mamuju Tengah.

Namun, kecelakaan tersebut menelan korban jiwa. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, masing-masing satu orang di lokasi kejadian dan satu orang lainnya meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Lara.

Sementara 10 korban lainnya mengalami luka-luka. Sebanyak tiga korban menjalani perawatan di RSUD Mamuju Tengah, sedangkan tujuh korban lainnya mendapat penanganan medis di Puskesmas Lara.

Adapun sopir bus mengalami luka ringan. Setelah mendapatkan pengobatan, Sapri kemudian diamankan di Polsek Karossa untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.

Polres Mamuju Tengah telah melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari tindakan pertama di tempat kejadian perkara, olah TKP, pendataan korban, hingga mengamankan barang bawaan para penumpang.

Kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak Jasa Raharja dan rumah sakit untuk memastikan proses penanganan korban berjalan maksimal.

Untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, Polres Mamuju Tengah selanjutnya akan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sulawesi Barat untuk melibatkan Traffic Accident Analysis (TAA).

Di tengah situasi tersebut, peran warga Desa Tasokko turut menjadi bagian penting dalam proses penyelamatan. Warga dengan sigap membantu petugas mengevakuasi korban dari dalam bus dan memberikan pertolongan awal.

Kapolres Mamuju Tengah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut membantu proses evakuasi. Menurutnya, respons cepat dan sinergi antara warga dengan aparat kepolisian sangat membantu dalam memberikan pertolongan kepada para korban.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna Jalan Trans Sulawesi agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memastikan kondisi kendaraan tetap prima, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *