Rekam-Jejak.com PASANGKAYU – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Dusun Binoli, Desa Kasoloang, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.
Insiden tersebut melibatkan mobil Suzuki Carry dan sepeda motor Honda Scoopy. Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor berinisial NADIA (21) meninggal dunia.
Sementara pengemudi Suzuki Carry, FERY FADLI (34), tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Kasat Lantas Polres Pasangkayu IPTU Karina Rara Ayu, S.H., M.H., menjelaskan, kecelakaan bermula saat Suzuki Carry warna putih bernomor polisi DC 8970 FH yang dikemudikan Fery Fadli bergerak dari arah selatan menuju utara.
Saat melintas di lokasi yang merupakan jalan menikung, dari arah berlawanan melaju Honda Scoopy warna biru bernomor polisi DN 3766 ML yang dikendarai Nadia.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun petugas, pengendara Scoopy tiba-tiba terjatuh ke sisi kanan hingga masuk ke jalur laju mobil.
Pengemudi Suzuki Carry kemudian tidak sempat menghindari korban dan sepeda motornya sehingga kecelakaan tidak dapat dihindarkan.
Akibat kejadian tersebut, Nadia mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka pada bagian kepala, patah gigi bagian atas dan bawah, luka robek pada dagu serta mengeluarkan darah dari hidung. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Sementara Honda Scoopy mengalami kerusakan pada bagian bodi kap sebelah kanan, segitiga motor bengkok dan kap depan terlepas. Sedangkan Suzuki Carry tidak mengalami kerusakan.
Mendapat laporan kecelakaan, personel Unit Gakkum Sat Lantas Polres Pasangkayu langsung mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan penanganan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, mengamankan barang bukti serta membuat laporan kepolisian untuk proses lebih lanjut.
Dalam kecelakaan tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Kasat Lantas Polres Pasangkayu IPTU Karina Rara Ayu mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya ketika melintasi jalan menikung maupun kawasan yang memiliki potensi kecelakaan.
“Keselamatan adalah yang utama. Mari bersama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan selalu mengutamakan kehati-hatian saat berkendara,” imbau IPTU Karina Rara Ayu.













