Rekam Sulawesi

Kapolda Sulbar Terpukau Sandeq Silumba, Tahun Depan Polda Siapkan Perahu Ikut Berlomba

11
×

Kapolda Sulbar Terpukau Sandeq Silumba, Tahun Depan Polda Siapkan Perahu Ikut Berlomba

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com MAJENE — Ada kejutan di balik kemeriahan Sandeq Silumba 2026. Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Barat, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, mengaku terkesan dengan tradisi bahari masyarakat Mandar tersebut hingga berencana membawa langsung institusi kepolisian ikut berlomba pada tahun depan.

Saat melepas peserta Sandeq Silumba 2026 di Kabupaten Majene, Sabtu (26/9/2026), Adi Deriyan menyebut Sandeq Silumba bukan sekadar perlombaan perahu, melainkan bagian dari kekayaan budaya dan identitas maritim Sulawesi Barat.

“Alhamdulillah hari ini kita melepas satu tradisi yang luar biasa, budaya daerah Provinsi Sulbar yaitu Sandeq Silumba,” ujar Adi Deriyan.

Menurut jenderal bintang dua tersebut, keberadaan Sandeq Silumba memiliki nilai penting dalam menjaga warisan budaya Mandar. Karena itu, tradisi tersebut dinilai perlu dirawat dan dikembangkan secara konsisten agar terus hidup di tengah masyarakat.

Tak hanya dari sisi budaya, Kapolda melihat Sandeq Silumba memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata. Event ini sendiri tercatat dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN), dengan rangkaian pelayaran yang membentang sekitar 231 kilometer melintasi sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Barat.

“Ini sudah menjadi agenda pariwisata nasional yang harus terus kita jaga keberlangsungannya,” tegasnya.

Yang menarik, dukungan Kapolda Sulbar tidak berhenti pada kehadiran dan pelepasan para peserta.

Adi Deriyan memastikan Polda Sulbar berencana ambil bagian langsung dalam Sandeq Silumba pada tahun mendatang. Polda akan menyiapkan sebuah perahu sandeq yang membawa nama institusi kepolisian dan diawaki langsung oleh personel Polri.

“Tadi malam saya sudah mengikrarkan bahwa tahun depan, insya Allah Polda Sulbar akan menjadi salah satu peserta Sandeq Silumba. Kami siapkan perahu sandeq yang diawaki langsung oleh anggota kepolisian,” ungkapnya.

Rencana tersebut menjadi bentuk keterlibatan langsung kepolisian dalam mendukung pelestarian budaya lokal sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan aparat dalam mengembangkan potensi bahari Sulawesi Barat.

Sandeq Silumba 2026 sendiri diikuti 80 perahu, meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya yang diikuti 50 perahu. Rangkaian event berlangsung 26–27 September 2026 dengan rute melintasi wilayah pesisir Sulawesi Barat.

Kapolda juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap Sandeq Silumba.

Menurutnya, semakin besarnya keterlibatan masyarakat menjadi modal penting agar event tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun.

“Laporan dari Ketua Penyelenggara menunjukkan animo masyarakat makin hari makin tinggi. Keterlibatan warga luar biasa, makanya harus terus kita jaga dan kita harapkan ini konsisten menjadi agenda tahunan Provinsi Sulbar,” pungkasnya.

Dengan rencana Polda Sulbar menurunkan perahu sendiri tahun depan, Sandeq Silumba berpotensi semakin memperluas ruang kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam pelestarian budaya Mandar.

Bagi Sulawesi Barat, layar sandeq bukan hanya bergerak mengejar angin dan kecepatan. Di baliknya ada identitas, sejarah, pariwisata dan semangat masyarakat Mandar yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *