Rekam Sulawesi

Viral Kasus Anak di Mamuju Tengah, Polda Sulbar Amankan Pria Berinisial S

8
×

Viral Kasus Anak di Mamuju Tengah, Polda Sulbar Amankan Pria Berinisial S

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com MAMUJU – Kasus dugaan membawa pergi seorang anak perempuan di bawah umur dari Kabupaten Mamuju Tengah menjadi perhatian publik. Polda Sulawesi Barat memastikan pria berinisial S telah diamankan bersama sepeda motor yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.

Kabid Humas Polda Sulbar, Kombes Pol Memo Ardian, S.I.K., M.H., mengatakan perkara tersebut kini ditangani kepolisian melalui koordinasi Polresta Mamuju dan Polres Mamuju Tengah. Penyidik masih mendalami kronologi kejadian, keterangan korban, saksi, serta keterangan pria yang diamankan.

“Kasus ini sudah ditangani kepolisian dan proses hukum terus berjalan. Yang bersangkutan telah diamankan. Penyidik mendalami keterangan korban, saksi, serta yang bersangkutan untuk memperjelas rangkaian kejadian dan tujuan membawa anak tersebut,” ujar Memo Ardian.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 8 Oktober 2026. Berdasarkan laporan awal, korban diajak pergi dengan alasan membeli kebutuhan warung. Namun, perjalanan tersebut kemudian berlanjut menuju Kabupaten Mamuju menggunakan sepeda motor milik pemilik warung.

Situasi berubah saat keduanya berada di Jalan Gatot Subroto, wilayah Mamuju. Korban diduga berusaha menyelamatkan diri dengan melompat dari sepeda motor. Peristiwa itu menarik perhatian warga hingga petugas kepolisian mendatangi lokasi dan mengamankan pria tersebut.

Polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Honda Revo X berwarna merah hitam yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut. Laporan terkait peristiwa itu juga telah diterima di SPKT Polres Mamuju Tengah.

Dugaan Dibawa ke Palopo Masih Didalami

Memo menjelaskan, informasi mengenai rencana membawa korban ke Palopo untuk bekerja masih memerlukan pendalaman. Kepolisian belum menyimpulkan motif maupun kemungkinan keterlibatan pihak lain sebelum seluruh keterangan dan bukti diperiksa.

“Keterangan yang disampaikan oleh yang bersangkutan masih perlu didalami. Kami tidak ingin mendahului hasil penyidikan dengan menyimpulkan motif maupun keterlibatan pihak lain tanpa bukti,” tegasnya.

Polda Sulbar memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dengan tetap mengutamakan keselamatan dan perlindungan anak. Identitas korban juga harus dijaga agar tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi dirinya.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan wajah, nama, alamat, maupun informasi lain yang dapat mengungkap identitas korban,” tambah Memo.

Polisi Minta Masyarakat Tidak Berspekulasi

Polda Sulbar mengapresiasi kepedulian warga yang membantu penanganan awal peristiwa tersebut. Masyarakat yang memiliki informasi tambahan diminta menyampaikannya kepada penyidik agar dapat membantu proses pengungkapan perkara.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Kepolisian akan menangani perkara ini secara profesional berdasarkan fakta dan bukti. Perkembangan yang dapat disampaikan kepada publik akan diinformasikan melalui saluran resmi,” tutup Memo.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap keselamatan anak. Di tengah perhatian publik yang terus berkembang, masyarakat diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun konten yang dapat membuka identitas korban, serta memberi ruang kepada penyidik untuk menuntaskan proses hukum berdasarkan bukti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *