Rekam Sulawesi

Cegah Risiko Longsor, Kapolda Sulbar Pimpin Green Policing di Perbukitan Desa Bambu

8
×

Cegah Risiko Longsor, Kapolda Sulbar Pimpin Green Policing di Perbukitan Desa Bambu

Sebarkan artikel ini

MAMUJU, Rekam-Jejak.com – Kepedulian terhadap lingkungan menjadi langkah penting dalam mengantisipasi risiko bencana. Polda Sulawesi Barat menunjukkan komitmen tersebut melalui kegiatan Green Policing di kawasan perbukitan Desa Bambu, Kabupaten Mamuju, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan ini dipimpin Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto, didampingi Wakapolda, Irwasda, seluruh pejabat utama, serta personel Polda Sulbar. Kehadiran jajaran pimpinan bersama anggota menjadi bentuk keteladanan dalam membangun budaya peduli lingkungan.

Program Green Policing tersebut merupakan implementasi kebijakan Kapolri melalui program “Polisi Bersama Masyarakat”. Upaya ini tidak hanya menekankan pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap kelestarian alam dan keselamatan masyarakat.

Pemilihan kawasan perbukitan Desa Bambu turut menegaskan pentingnya menjaga kondisi lingkungan, terutama vegetasi dan kestabilan tanah. Keberadaan pepohonan dapat membantu mengurangi erosi, meski pencegahan longsor juga membutuhkan pemantauan lereng serta penanganan teknis sesuai kondisi lapangan.

Melalui kegiatan ini, Polda Sulbar mengajak masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang berpotensi merusak lingkungan, seperti penebangan pohon secara sembarangan dan aktivitas yang dapat memperburuk kondisi lahan.

Personel kepolisian juga didorong menjadi contoh dalam menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan, merawat pepohonan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda-tanda kerawanan longsor.

Masyarakat yang menemukan retakan tanah, pergerakan lereng, atau tanda-tanda lain yang mengindikasikan potensi longsor diimbau segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Melalui Green Policing, Polda Sulbar menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan tanggung jawab bersama untuk mengurangi risiko bencana dan melindungi keselamatan warga.

Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” pun diharapkan terwujud melalui aksi nyata menjaga alam, merawat lingkungan, dan membangun kesadaran kolektif demi keberlanjutan hidup generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *