Rekam Sulawesi

Sopir Truk Sempat Tegang Dikira Razia, Polantas Polda Sulbar Justru Bagikan Makanan Gratis

9
×

Sopir Truk Sempat Tegang Dikira Razia, Polantas Polda Sulbar Justru Bagikan Makanan Gratis

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com MAMUJU – Sejumlah sopir truk di jalur Trans Sulawesi dibuat terkejut saat diberhentikan personel Polisi Lalu Lintas Polda Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat (23/10/2026). Mereka sempat mengira sedang menghadapi razia kendaraan, tetapi dugaan itu langsung berubah menjadi senyuman ketika polisi justru membagikan makanan dan minuman gratis.

Aksi tak biasa tersebut menjadi bagian dari program Jumat Berkah Ditlantas Polda Sulbar, yang menyasar para pengemudi, khususnya sopir angkutan lintas daerah yang setiap hari menempuh perjalanan jauh demi mencari nafkah.

Alih-alih memeriksa surat-surat kendaraan, petugas menyambut para sopir dengan kotak makanan dan minuman segar. Sambil menyerahkan bantuan, polisi menyampaikan harapan agar perjalanan mereka berlangsung aman hingga tiba di tujuan.

“Ini, Pak, ada makanan dan minuman. Semoga bermanfaat dan membantu perjalanan panjang Bapak. Semoga selamat sampai tujuan,” sapa personel Polantas kepada para pengemudi.

Momen tersebut menghadirkan suasana berbeda di jalan raya. Sejumlah sopir yang awalnya terlihat heran mulai tersenyum setelah mengetahui alasan mereka diberhentikan bukan untuk ditilang, melainkan menerima makanan gratis.

“Kaget, Pak. Saya pikir ada salah apa sampai disetop. Ternyata malah dikasih makan siang gratis. Alhamdulillah, terima kasih banyak, Pak Polisi. Ini sangat membantu kami yang di jalan,” ungkap salah seorang sopir truk.

Bagi para pengemudi yang menghabiskan banyak waktu di perjalanan, perhatian sederhana itu menjadi bentuk kepedulian yang terasa langsung. Di tengah padatnya aktivitas mengangkut barang antardaerah, bantuan tersebut turut memberi semangat bagi mereka untuk melanjutkan perjalanan.

Namun, kegiatan Jumat Berkah ini tidak sekadar berbagi makanan. Personel Polantas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas secara humanis.

Para sopir diingatkan agar menjaga kondisi fisik, beristirahat ketika mengantuk atau kelelahan, tidak memaksakan diri berkendara, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang menggabungkan aksi sosial dengan edukasi keselamatan di jalan raya. Sebab, perjalanan yang aman tidak hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik dan kewaspadaan pengemudi.

Melalui program Jumat Berkah, Ditlantas Polda Sulbar berharap hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat. Di sisi lain, edukasi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengemudi untuk mengutamakan keselamatan dan membantu menekan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Sulawesi Barat.

Humas Polda Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *