Rekam Sulawesi

Polda Sulbar Gandeng Ulama, Masjid Didorong Jadi Pusat Pelayanan dan Solusi Masalah Masyarakat

10
×

Polda Sulbar Gandeng Ulama, Masjid Didorong Jadi Pusat Pelayanan dan Solusi Masalah Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com MAMUJU – Polda Sulawesi Barat (Sulbar) memperkuat sinergi dengan pemerintah dan lembaga keagamaan Islam untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada menjaga kerukunan, tetapi juga mendorong peran masjid sebagai pusat pelayanan sosial dan penyelesaian persoalan masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulbar dalam kegiatan Silaturahmi Pimpinan Instansi dan Lembaga Keagamaan Islam se-Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung di Ruang Rapat Bidang Bimas Islam Kanwil Kementerian Agama Sulbar, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat persaudaraan lintas sektor sekaligus menyatukan langkah dalam membangun kehidupan masyarakat yang aman, harmonis, dan sejahtera.

Hadir mewakili Direktur Binmas Polda Sulbar, Wakil Direktur Binmas AKBP Abidin Rasyid menegaskan bahwa kepolisian siap mendukung berbagai program keagamaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk pemerintah, ulama, dan organisasi kemasyarakatan keagamaan.

“Kami dari jajaran Polda Sulbar siap bersinergi dan mendukung penuh langkah-langkah strategis yang dilahirkan dalam forum ini. Kamtibmas yang kondusif hanya bisa dicapai jika umara (pemerintah) dan ulama berjalan beriringan dalam menjaga kerukunan serta membimbing masyarakat,” tutur AKBP Abidin Rasyid.

Masjid Didorong Menjadi Pusat Solusi Persoalan Warga

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang diharapkan dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat.

Salah satu poin utama adalah memastikan program strategis pemerintah berjalan selaras dengan agenda organisasi kemasyarakatan keagamaan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program pembangunan sekaligus menjaga keharmonisan kehidupan sosial.

Selain itu, forum tersebut mendorong optimalisasi peran masjid agar tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah ritual, tetapi juga berkembang sebagai pusat pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Masjid diharapkan dapat menjadi ruang yang terbuka bagi warga untuk mencari solusi atas berbagai persoalan sosial, memperkuat persaudaraan, serta memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat, termasuk para musafir.

Langkah ini dinilai penting untuk mendekatkan fungsi lembaga keagamaan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan toleransi.

Kolaborasi Harus Berujung Aksi Nyata

Silaturahmi pimpinan instansi dan lembaga keagamaan Islam tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang telah dibangun.

Polda Sulbar berharap komunikasi dan kolaborasi lintas sektor tidak berhenti pada pertemuan seremonial, tetapi diwujudkan melalui program konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dengan keterlibatan aktif pemerintah, kepolisian, ulama, dan organisasi keagamaan, upaya menjaga keamanan di Sulawesi Barat diharapkan semakin kuat, seiring terpeliharanya kerukunan dan meningkatnya kepedulian sosial.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang aman, damai, harmonis, dan sejahtera.

Humas Polda Sulbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *