Rekam Sulawesi

Polda Sulbar Perkuat Kamtibmas, Karhutla Jadi Perhatian

133
×

Polda Sulbar Perkuat Kamtibmas, Karhutla Jadi Perhatian

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com MAMUJU — Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sulawesi Barat selama sepekan terakhir terpantau aman dan kondusif. Di tengah kondisi tersebut, jajaran kepolisian terus memperkuat upaya pencegahan, pelayanan masyarakat, penegakan hukum, hingga respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan.

Salah satu perhatian utama diarahkan pada penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Barat.

Di Kabupaten Polewali Mandar, personel Polres Polman dan Polsek Binuang bersama masyarakat berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Pulau Battoa, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang. Api yang sempat merambat ke area perkebunan warga berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Penanganan serupa dilakukan di Dusun Anggatang Poang, Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat, Kabupaten Mamuju. Bhabinkamtibmas, Babinsa, petugas pemadam kebakaran, aparat desa, dan masyarakat melakukan pemadaman secara manual lantaran titik api berada di kawasan perbukitan yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.

Sementara di Kabupaten Majene, kebakaran lahan kosong nonproduktif di Lingkungan Layonga, Kelurahan Labuang Utara, juga berhasil dipadamkan.

Kabid Humas Polda Sulawesi Barat, Kombes Pol. Memo Ardian, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa setiap kejadian yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat menjadi perhatian serius kepolisian.

«“Polda Sulbar bersama Polres jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya menghadapi potensi kebakaran lahan pada musim kemarau. Kami mengapresiasi sinergi personel di lapangan, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat yang bergerak cepat melakukan penanganan,” ujarnya.»

Tak hanya mengandalkan penegakan hukum, polisi juga mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Di Desa Tangkau, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Bhabinkamtibmas berhasil memediasi kesalahpahaman antara seorang kurir dan penerima paket dengan sistem pembayaran COD. Persoalan tersebut akhirnya diselesaikan secara damai setelah kedua pihak sepakat berdamai.

Di bidang sosial politik, Polda Sulbar turut mengawal tahapan Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Polewali Mandar. Koordinasi dengan Dinas PMD Polman dilakukan untuk memastikan proses penelitian administrasi bakal calon kepala desa berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.

Pengamanan kegiatan masyarakat juga terus diperkuat. Personel kepolisian diterjunkan dalam kegiatan pameran dan pentas seni Generasi Muda Berbudaya di Majene serta persiapan Mamasa Idol Junior 2026. Kehadiran aparat ditujukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Sementara sejumlah laporan tindak pidana dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi di beberapa wilayah tetap ditangani sesuai prosedur hukum. Kepolisian memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap korban.

“Setiap laporan masyarakat pasti kami tindak lanjuti secara profesional dan proporsional. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana, potensi gangguan keamanan, maupun kejadian darurat di lingkungannya,” tegas Memo Ardian.

Polda Sulbar juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, disiplin berlalu lintas, serta ikut menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk menjaga Sulawesi Barat tetap aman, damai, dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *