Rekam Sulawesi

Kemarau Panjang, Polres Pasangkayu Salurkan 7.000 Liter Air ke Sekolah

19
×

Kemarau Panjang, Polres Pasangkayu Salurkan 7.000 Liter Air ke Sekolah

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com PASANGKAYU – Musim kemarau berkepanjangan mulai memberi dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Debu yang beterbangan di jalan hingga keterbatasan air bersih menjadi persoalan yang dirasakan setiap hari, tak terkecuali oleh para siswa dan guru di lingkungan sekolah.

Di tengah kondisi tersebut, jajaran Sat Samapta Polres Pasangkayu memilih turun langsung ke lapangan. Bukan sekadar patroli menjaga keamanan, tetapi membawa solusi atas kebutuhan masyarakat.

Senin (7/9/2026) sekitar pukul 09.30 WITA, personel Sat Samapta Polres Pasangkayu dipimpin Kasat Samapta IPTU Firman Sanusi, S.H., mendistribusikan air bersih sekaligus melakukan penyiraman Jalan Poros Kelurahan Martajaya.

Menggunakan mobil dinas AWC Sat Samapta serta satu unit truk tangki milik masyarakat yang dipinjamgunakan, polisi menyalurkan sekitar 7.000 liter air.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.000 liter air disalurkan ke SMK Negeri 1 Pasangkayu, Jalan Trans Kelurahan Martajaya. Air tersebut digunakan untuk mengisi tandon guna memenuhi kebutuhan aktivitas belajar mengajar serta kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK) para siswa dan siswi.

Sementara 4.000 liter air lainnya digunakan untuk menyiram ruas Jalan Poros Kelurahan Martajaya yang dipenuhi debu.

Penyiraman dilakukan untuk mengurangi debu yang beterbangan akibat kendaraan yang melintas. Dengan begitu, aktivitas warga maupun proses belajar mengajar di sekolah diharapkan dapat berlangsung lebih nyaman.

Bukan Sekadar Air, Tapi Kepedulian

Di tengah kemarau, air bukan lagi sekadar kebutuhan sehari-hari. Setiap liter menjadi begitu berarti bagi masyarakat yang mulai merasakan keterbatasan sumber air bersih.

Kehadiran personel Sat Samapta Polres Pasangkayu pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan sosial. Ribuan liter air yang dibawa ke sekolah dan jalan seolah menjadi pesan bahwa masyarakat tidak sendirian menghadapi dampak musim kemarau.

Kasat Samapta IPTU Firman Sanusi bersama personelnya memilih untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memberikan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.

Langkah tersebut sekaligus memperlihatkan wajah humanis Polri yang hadir tidak hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga saat warga membutuhkan kepedulian dan bantuan nyata.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kedekatan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun kepercayaan publik melalui tindakan sederhana yang langsung dirasakan manfaatnya.

Di tengah panasnya kemarau, polisi hadir membawa air. Di tengah kesulitan warga, Polri hadir membawa kepedulian.

Polri Hadir, Polri Peduli, Polri Untuk Masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *