Rekam-Jejak.com MAMUJU – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta turun langsung memantau jalannya proses audit di Aula Marannu Mapolda Sulbar, Kamis (10/9/2026).
Didampingi para Pejabat Utama Polda Sulbar, Kapolda melihat langsung proses pemeriksaan yang dilakukan tim auditor Itwasum Polri terhadap sejumlah Satuan Kerja (Satker) yang telah dijadwalkan.
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta memberikan penekanan kepada Irwasda selaku koordinator serta seluruh tim audit agar proses pendalaman dilaksanakan secara profesional, objektif, teliti dan berpedoman penuh pada ketentuan yang berlaku.
Kapolda menegaskan, audit bukan semata-mata kegiatan pemeriksaan administrasi, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan secara tepat, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
«“Audit ini bukan sekadar pemeriksaan. Ini adalah sarana kita untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara dikelola dengan tepat, setiap program berjalan sesuai rencana dan setiap temuan menjadi langkah perbaikan menuju kinerja yang semakin prima,” tegasnya.»
Ia juga meminta seluruh proses audit dilakukan dengan kejujuran dan keterbukaan, sehingga hasil pemeriksaan benar-benar dapat menjadi cermin tanggung jawab institusi Polri kepada masyarakat.
«“Laksanakan dengan teliti, jujur dan transparan karena hasilnya adalah cermin tanggung jawab kita kepada masyarakat,” lanjut Kapolda.»
Penekanan tersebut sekaligus menjadi komitmen Polda Sulbar untuk menjadikan pelaksanaan audit sebagai momentum memperbaiki sistem dan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi.
Terpantau, pada hari ketiga seluruh Satker yang dijadwalkan menjalani pemeriksaan secara teliti dan mendalam. Tim auditor Itwasum Polri memeriksa satu per satu dokumen administrasi, kesesuaian pelaksanaan program dengan prosedur, hingga kelengkapan laporan pertanggungjawaban.
Setiap dokumen dan detail administrasi diverifikasi guna memastikan pelaksanaan program maupun penggunaan anggaran telah sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.
Audit Tahap II ini diharapkan tidak hanya menghasilkan temuan, tetapi juga rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi setiap Satker.
Bagi Polda Sulbar, pengawasan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pengendalian internal, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program serta memastikan penggunaan anggaran berlangsung efisien dan tepat sasaran.
Melalui proses audit yang profesional dan transparan, Polda Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus membangun tata kelola organisasi yang semakin baik serta mengelola setiap anggaran negara secara amanah, jujur, transparan dan akuntabel.
Humas Polda Sulbar













