Rekam Sulawesi

Kapolda Sulbar Dorong Pendekatan Baru Rangkul Gen Z Lewat Esports

13
×

Kapolda Sulbar Dorong Pendekatan Baru Rangkul Gen Z Lewat Esports

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com MAMUJU — Perkembangan teknologi yang begitu pesat mendorong Kepolisian Daerah Sulawesi Barat untuk mencari pola komunikasi baru dalam merangkul generasi muda, khususnya Generasi Z (Gen Z).

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kunjungan silaturahmi Pengurus Provinsi Esports Indonesia (ESI) Sulawesi Barat dengan Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta di ruang tamu Kapolda, Kamis (1/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda menyoroti eratnya kehidupan anak muda dengan teknologi digital dan gawai. Menurutnya, hampir seluruh aktivitas Gen Z saat ini tidak dapat dipisahkan dari penggunaan handphone.

“Anak-anak zaman sekarang, ketika bangun tidur yang pertama kali dicari adalah handphone. Hampir seluruh aktivitas sehari-hari mereka tidak lepas dari penggunaan teknologi,” tutur Kapolda.

Meski demikian, Kapolda menilai teknologi pada dasarnya bersifat netral. Dampaknya sangat bergantung pada bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan dan diarahkan.

Menurutnya, di tengah kemudahan memperoleh informasi hanya dalam hitungan detik, teknologi dapat menjadi sarana yang sangat positif apabila dimanfaatkan untuk pengembangan diri, kreativitas, pendidikan maupun kegiatan produktif lainnya.

Namun, di sisi lain, perkembangan teknologi juga menghadirkan tantangan, termasuk persoalan sosial dan kemampuan anak muda dalam berinteraksi secara langsung.

Karena itu, Kapolda menekankan bahwa pendekatan terhadap Gen Z tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan dari luar. Perubahan yang berkelanjutan harus dibangun melalui kesadaran dari dalam diri.

“Kalau hanya diawasi tetapi tidak ada perubahan dalam pola pikir dan perilakunya, maka tidak akan terjadi perubahan yang berarti. Karena itu, yang paling penting adalah membangun kesadaran dari dalam diri mereka sendiri,” tegasnya.

Dalam konteks tugas Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Kapolda juga meminta jajarannya menyesuaikan pola komunikasi ketika memberikan edukasi kepada generasi muda.

Ia menginstruksikan Ditreskrimsus, Ditintelkam dan Ditlantas untuk menunjuk personel yang memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik. Peran Polwan yang komunikatif juga diminta untuk dioptimalkan dalam membangun kedekatan dengan kalangan pelajar dan Gen Z.

Kapolda menekankan pentingnya memahami pola pikir anak muda sebelum memberikan arahan.

“Tugas kita harus dimulai dengan memahami mereka melalui pertanyaan ‘kenapa?’. Kepada personel yang ditunjuk, saya tekankan agar ketika berbicara dengan Gen Z, jangan merasa berada di atas mereka. Hindari kesan menggurui,” tambahnya.

Kolaborasi Polda Sulbar dan ESI Sulbar tersebut rencananya akan segera diwujudkan melalui kegiatan yang melibatkan kalangan pelajar.

Pengurus ESI Sulbar mengungkapkan, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Sabtu dengan menyasar siswa kelas 3 SMA. Sekitar 300 peserta ditargetkan mengikuti agenda tersebut.

“Dalam waktu dekat, tepatnya pada hari Sabtu, kami akan melaksanakan kegiatan besar dengan melibatkan anak-anak sekolah, khususnya siswa kelas 3 SMA. Peserta yang ditargetkan hadir kurang lebih sebanyak 300 orang,” ungkap pengurus ESI Sulbar.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun kesadaran dalam menggunakan teknologi secara bijak.

ESI Sulbar juga berharap dukungan terkait pembiayaan dan fasilitas sehingga agenda edukasi dan pengembangan bakat anak muda tersebut dapat terlaksana secara optimal.

Sinergi antara kepolisian dan komunitas esports ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun pola pendekatan yang lebih dekat dengan dunia anak muda, dengan memanfaatkan ruang digital sebagai sarana edukasi, kreativitas dan pembentukan karakter positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *