Rekam-Jejak.com MAMUJU – Budaya tertib dan keselamatan berlalu lintas tidak lahir secara instan. Kesadaran tersebut perlu ditanamkan sejak dini, termasuk kepada generasi muda yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.
Menyadari hal itu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas di lingkungan pendidikan melalui program “Polantas Karib”.
Kali ini, personel Ditlantas Polda Sulbar menyambangi SMA Negeri 2 Kalukku, Kabupaten Mamuju, Kamis (10/9/2026). Kehadiran polisi lalu lintas tidak hanya untuk mengatur kepadatan kendaraan saat jam pulang sekolah, tetapi juga menyapa dan memberikan edukasi langsung kepada para pelajar.
Setiap jam pulang sekolah, kondisi di sekitar gerbang sekolah biasanya dipadati kendaraan dan pelajar. Di tengah situasi tersebut, personel Polantas hadir mengurai arus lalu lintas, membantu pelajar menyeberang dengan aman serta memastikan aktivitas kepulangan berlangsung tertib.
Namun, tugas Polantas tidak berhenti pada pengaturan arus kendaraan.
Di hadapan para siswa, petugas menyampaikan sejumlah pesan penting mengenai keselamatan di jalan. Para pelajar diingatkan untuk selalu menggunakan helm dengan benar saat berkendara, tidak mengendarai kendaraan sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak berboncengan secara berlebihan, serta menghindari kecepatan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Para siswa juga diajak menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan berani mengingatkan orang tua, keluarga maupun teman sebaya agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.
Pendekatan yang dilakukan pun dikemas secara humanis. Polantas tidak hadir semata-mata sebagai aparat yang memberikan teguran, tetapi sebagai sahabat yang mengajak generasi muda memahami bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama.
Program Polantas Karib menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Ditlantas Polda Sulbar untuk membangun kedekatan dengan pelajar sekaligus membentuk karakter tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.
Pesannya sederhana, namun sangat penting: keselamatan bukan sekadar aturan yang harus dipatuhi, tetapi kebiasaan yang harus dibangun sejak dini.
Dengan hadir langsung di sekolah-sekolah, Polantas Polda Sulbar berharap kesadaran tersebut tidak berhenti di lingkungan pendidikan, tetapi terbawa hingga ke jalan raya dan menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.
Humas Polda Sulbar













