Rekam Sulawesi

Bhabinkamtibmas Bambalamotu Kawal Posyandu, Cegah Stunting dari Desa

12
×

Bhabinkamtibmas Bambalamotu Kawal Posyandu, Cegah Stunting dari Desa

Sebarkan artikel ini

Rekam-Jejak.com PASANGKAYU — Upaya mencegah stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan. Dari tingkat desa, kepedulian terhadap tumbuh kembang anak terus didorong melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan dan masyarakat.

Hal itu terlihat saat Bhabinkamtibmas Polsek Bambalamotu Bripka Asdar Ahmad turun langsung memantau kegiatan Posyandu dan Integrasi Layanan Primer (ILP) di Posyandu Permata Hati, Dusun Tosonde, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Asdar Ahmad tidak hanya melakukan sambang, tetapi juga memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan dengan baik bersama para kader Posyandu dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Bambalamotu.

Pelayanan dilakukan secara terpadu dengan menyasar berbagai kelompok usia, mulai dari bayi, balita, remaja, ibu hamil hingga lanjut usia. Pemantauan tumbuh kembang anak menjadi salah satu bagian penting dalam pelayanan tersebut, terutama sebagai langkah deteksi dini sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.

Bripka Asdar Ahmad juga mengajak para orang tua agar tidak mengabaikan keberadaan Posyandu. Menurutnya, pemeriksaan secara rutin menjadi langkah penting untuk mengetahui perkembangan dan kondisi kesehatan anak sejak dini.

“Orang tua yang memiliki bayi dan balita diharapkan rutin membawa anaknya ke Posyandu. Dengan begitu, pertumbuhan dan perkembangan anak dapat terus dipantau,” pesannya.

Kapolsek Bambalamotu IPTU Ayi Solihin mengatakan, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas lintas sektor di wilayah binaan.

“Melalui sinergitas dan kepedulian bersama, diharapkan masyarakat semakin aktif memanfaatkan pelayanan Posyandu sehingga kesehatan dan tumbuh kembang anak dapat terpantau dengan baik,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga mendorong komunikasi dan kerja sama antara pemerintah desa, kader Posyandu, tenaga kesehatan dan masyarakat. Partisipasi aktif warga dinilai menjadi kunci agar pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah pelayanan Posyandu sekaligus menunjukkan bahwa peran Polri di tingkat desa tidak sebatas menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam mendukung berbagai program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Dari Posyandu di tingkat dusun, langkah pencegahan stunting terus diperkuat—karena memastikan anak tumbuh sehat adalah investasi penting bagi masa depan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *